~~Buat yang mempuanyai penyakit harap tidak membaca tulisan ini, karena bisa menyebabkan kematian(>_<)~~
Hari itu sepulang sekolah... Jalanan yang hujan tak menyurutkan aku buat pulang ke rumah, Soalnya pas itu aku kelaparan jadi apapun rintangannya kalau lapar lakukan saja Karena aku butuh nutrisi yang cukup..
Tibalah aku di suatu tempat yang selalu nyaman aku singgahi , yakni rumah (tinggal bilang rumah aja lamaaa). Kedinginan yang melanda tubuhku ini membuatku ingin segera merasakan yang hangat-hangat:v . Akhirnya ada sebuah pahlawan yang datang, orang itu menyiapkan pecelllll. Makanan itu dibuat oleh malaikat tak bersayap, yakni ibuu. Masakan apapun, dimanapun tapi tetep masakan ibuku yang jadi nomor satu, top markotop.
Gara-gara hawa dingin ini menyerangku tiba-tiba perutku sayang ini bereaksi, perutku mulessssss. Perut yang bereaksi ini menggiringku ke kamar mandi, padahal 10 menit lagi aku harus ke lapangan buat Futsal, tapi ternyata ada halangan yang memperlambat untuk berolahraga, akhirnya aku segera ke kamar mandi buat boker sejenak, yang bermanfaat seperti, melatih kelenturan bokong , melatih pernafasan, melatih kekuatan otot perut, melancarkan peredaran darah dan bisa membuat kepuasan di dalam diri. Tapi manfaat itu sebenarnya gak nyambung (kalau gak kuat baca atau tiba tiba terjadi reaksi berkelanjutan cepat hubungi pihak berwajib)
Aku Mulai dengan membuka celana dan dalemannya(mohon lambaikan tangan anda kalau gak kuat)... Aku keluarkan sekuat tenaga, akhirnya isi yang pertama berhasil keluar dengan lancar. Yang kedua aku ngeden dengan tenaga yang cukup banyak. Dan ketiga kalinya aku keluarkan dengan sekuat tenaga di ujung kekuatan, semua kekuatanku telah kukeluarkan tapi.. Blammmmm aku bingung, resah, gelisah, sulit diuraikan dengan kata-kata, aku pegang ngan tit**it, ternyata lampu mati, Kenapa disaat enak-enaknya ini PLN tega mengakhiri kenikmatanku? Mengapa tidak mematikan listrik setelah aku boker, aku sedih, tetapi untungnya ada pahlawan datang dengan cahaya yang sangat terang, menuntunkan ke jalan yang benar, (ehhh udah udah jangan ngelantur kemana mana) itu tadi ibukku membawa senter dan menaruhnya diatas pintu, untungya aku bisa menikmati kenikmatanku, aku ngeden lagi dengan sekuat tenaga ternyata keluarnya dikit, jadi aku memutuskan buat mengakhiri kenikmatan ini. Rasanya sih kalau Gak dikeluarkan semuanya rasanya ada kayak yang nyantol gitu, tapi mau gimana lagi, sebentar lagi mau futsal dan bakal terlambat. Akhirnya aku langsung masang celana dan ga lupa dalemannya juga tapi dalemman itu di dalam bukan di luar. Setelah keluar ke kamar mandi aku langsung siap siap dan bergegas latihan.
Komentar
Posting Komentar